Lika-Liku Perjalanan Cinta

Diberdayakan oleh Blogger.
RSS


Fanfic Girls Generation, Super Junior, & 2PM

 

 

 

 

 

 

 


 

 

 

 

 

 

 

By :Anggieta Anggun Pratitis

Chapter 1

               Dengan semangat, personil So Nyeo Si Dae bernyanyi dan melakukan koreografi lagu mereka, yaitu Complete. Terlihat Yoona sedang tersenyum karena ini adalah lagu kesukaannya di SNSD. Penonton pun ikut terbawa suasana, mereka mengangkat lightstick yang sudah mereka siapkan. Ini adalah konser pertama kali SNSD yang diadakan di Busan. Pengisi acara konser itu adalah SNSD, Super Junior, Shinee, F(x), Sistar, Miss A, A Pink, Girl’s Day, dan masih banyak lagi

               Seusai tampil, SNSD pun segera menuruni panggung dan pergi ke back stage. Mereka cukup puas dengan penampilannya tadi. Walaupun ada yang sedikit tidak kompak.

               “Fany-aah, kenapa tadi saat reff tidak kompak?” ucap Jessica kesal.

               Tiffany menundukkan kepalanya, “Ne, mianhae eonnie…”

               “Gwenchana. Tadi penampilan kita cukup memuaskan, kok!” Yoona berusaha menghibur Tiffany,

               Jessica cemberut, “Tapi tetap saja…”

               “Sudahlah eonnie, kasihan Fany eonnie,”Seohyun berusaha memperbaiki suasana. Walaupun dia Maknae, tapi sifatnya seperti member tertua, member tertua saja sifatnya masih kekanak-kanakan, “Lagipula ga ada penampilan yang sempurna, kan?”

               “Ne, kau beda sekali dengan Soojung, eonnie…”Yuri meledek Jessica

               Yoona tertawa mendengar ledekan Yuri. Memang, Jessica sangat berbeda dengan Soojung, adiknya. Soojung adalah member girlband F(x). Atau jika kalian tak mengenal Soojung, bisa kupanggil Krystal. Soojung sabar dan pengertian, sedangkan Jessica… kalian sudah tahu, kan?

 Member SNSD langsung disambut oleh member Super Junior. Memang, hampir semua member SNSD berpacaran dengan Member Super Junior, kecuali Yuri, Sooyoung, dan Yoona. Seohyun langsung dipeluk Kyuhyun, yang otomatis membuat muka Seohyun memerah. Sunny diberi air oleh Sungmin, Hyoyeon berhigh-five dengan Eunhyuk, sementara yang lain hanya diam saja. Yoona pun memilih duduk bersebelahan dengan Yuri dan Sooyoung, si Duo Jomblo.

“Kalian terlihat seperti Trio Jomblo jika duduk bersebelahan seperti itu. Meratapi nasib…” canda Taeyeon.

 Tak segan-segan Yoona membalas, “Ih, aku dah punya namjachingu, tau!”

“Ne, arraseo Yoong,” balas Taeyeon, “Lagi ditinggal Taecyeon, ya?”

“Bagaimana kelihatannya?!” ucap Yoona kesal. Maklumlah, sudah lama Yoona tak bertemu namjachingunya, Taecyeon. Sudah bisa ditebak kalau Yoona sangat merindukannya.

Taeyeon terlonjak, “Ih, galak banget, sih! Sifat evil Kyu sudah menjalarimu, ya?” Yoona dan Taeyeon pun tertawa bersama.

“Kalian sedang bicara tentang apa? Kelihatannya seru sekali…” Seohyun tiba-tiba datang bersama namjachingunya,

“Ga papa..”

Mata elang Yoona mulai beraksi, “Ya! Ada apa dengan tanganmu?! Berani-beraninya menyentuh dongsaengku…”

Kyuhyun pun melepas tangannya yang melingkari pinggang Seohyun, “Kenapa kau selalu bersikap seperti ini padaku? Kau dengan member lain biasa saja… dan jangan panggil aku begitu. Aku lebih tua darimu. Seharusnya, kau memanggilku oppa”

               “Bagaimana bisa kupanggil ‘oppa’ bila sikapmu seperti itu…” Yoona mendengus kesal, “Aku tak sudi memanggilmu dengan sebutan ‘oppa’!”

               Jawaban Yoona membuat Kyuhyun kesal, tapi ia mencoba mengendalikan emosinya ketika Yuri menenangkannya, “Sudahlah oppa, Yoona sedang bad mood saat ini,”

               “Sudahlah, ayo kita siap-siap buat penampilan nanti!” Taeyeon membuat Yoona tak marah pada Kyuhyun lagi. SNSD pun segera pergi ke ruang ganti meninggalkan Suju

oOo

Yoona tersenyum-senyum sendiri ketika membaca sms yang diterimanya. Hal itu membuat Yuri penasaran, kenapa Yoona senyum-senyum sendiri seperti orang gila. Ia pun mendekati Yoona dengan maksud ingin membunuh rasa penasaran itu. Yuri kepo banget, ya? Pengin tahu aja urusan orang…

“Ya, Yoona!” panggilan Yuri yang membuat Yoona kaget dan hampir jatuh dari tempat tidurnya,

“Aeish, eonnie kau mengagetkanku saja. Bagaimana bila dongsaeng tercantikmu ini jatuh dan kepalaku terbentur, dan aku masuk rumah sakit, dan aku dioperasi, dan…”

Yuri menyela omelan Yoona, “Dan ternyata kau baik-baik saja. Kau sangat lebay,”

Yoona tersenyum jahil, “Hehehe… mianhae eonnie, aku hanya bercanda…” Yoona pun bertanya, “Omong-omong, eonnie ngapain kesini, kangen sama aku?”

Yuri menjitak dongsaengnya yang sangat cerewet itu, “Aeeeyyy, kamu cerewet dan pd sekali. Biarkan aku ngomong dong!”

“Ok eonnie silahkan,”

Yuri berdeham, “Ehem! Kamu dari tadi aku liatin senyum-senyum sendiri, kenapa, sih?”

“Mau tau aja atau mau tau banget?” Yoona menggoda Yuri,

“Ish, Yoona, yang serius, dong!” Yuri sebal dengan ucapan Yoona,

“Oke, jadi begini, besok 2PM udah pulang dari Vietnam,” Jawab Yoona,

Yuri senang mendenarnya, “Chukkae,”

“Ih, kok gitu, sih bilangnya. Kayak ngasih selamat sama pemenang lotere aja. Yang bener dong!” omel Yoona,

“Ok. Chukkaeyo Yoona, akhirnya kamu ga perlu nangis sepanjang malam lagi (?) karena merindukan sang pujaan hati…” ucap Yuri

“Ih, panjang amat sih kayak pidato. Lagian, aku ga nangis sepanjang malam kaleee!” mereka pun tertawa bersama.

oOo

Cuaca di Seoul siang ini sangat panas. Choi Siwon memutuskan untuk tidak keluar dulu. Sudah seminggu ini dia tak ikut Suju perform karena sakit. Siwon benar-benar merasa rugi karena sakit. Seminggu ini dia hanya makan dan tidur. Ia mati kebosanan. Tadinya ia ingin pergi ke suatu tempat. Tapi karena cuaca yang panas ini, ia mengurungkan niatnya itu. Ia kembali duduk dan memandangi sebuah foto yeoja yang amat cantik. Ia memandang foto itu lekat-lekat.

“Jeongmal phogoshippho…” gumamnya,

“Kapan Tuhan akan menyatukan kita? Apakah kita memang ditakdirkan takkan pernah bersama?”

Para member Suju sudah pulang dari sesi pemotretan. Mereka melihat Siwon yang tengah memandangi handphonenya.

“Hyung sudah sembuh?” Tanya Kyuhyun,

Siwon tersenyum, “Kau menanyaiku? Sejak kapan kau jadi peduli denganku? Biasanya kau sering menjahiliku!”

“Walaupun begitu, aku boleh khawatir pada hyung, kan? Baru aku sadari, tanpa hyung, Suju bukanlah Suju,”

Lagi-lagi Siwon tersenyum sambil melihat benda yang dibawa Kyuhyun, “Bunga dari siapa lagi itu? Awas, sembunyikan dari Seohyun. Bisa-bisa, kau dihajar Yoona,”

“Bicara tentang Yoona, aku ingat sesuatu,” ucap Ryewook, “Besok 2PM akan pulang dari Vietnam,”

Siwon menatap Ryewook bingung, “Lalu, apa hubungannya dengan Yoona?”

“Apa hubungannya? Kau sudah amnesia?!” ucap Eunhyuk tak percaya, “Taecyeon kan, namjachingunya Yoona!”

Siwon baru sadar bahwa Yoona berpacaran dengan Taecyeon. Ia mengangguk-anggukan kepala, “Ne, aku lupa,”

“Yes! Akhirnya Taecyeon pulang juga,” ucap Kyuhyun gembira, “Aku ga jadi pelampiasan amarah lagi, deh!”

Siwon menatap Kyuhyun bingung, “Pelampiasan amarah? Maksudmu?”

“Ya begitu, deh. Sejak Taecyeon ke Vietnam, Yoona sering kali memarahiku saat aku bersama Seohyun,” jawab Kyuhyun santai,

“Bukankah Yoona memang sering memarahimu?” ledek Leeteuk,

“Memang, sih. Tapi, setelah Taecyeon pergi ke Vietnam, dia tak pernah absen memarahiku,”

Mereka pun tertawa. Kecuali Siwon, ia hanya tersenyum tipis

oOo

Yoona memainkan jarinya di handphonenya. Berusaha meng-sms seseorang. Sesekali ia melongak-longok mencari seseorang. Dia sedang ada di sebuah taman, tempat biasa Yoona dan Taecyeon bertemu. Beberapa kali yeoja itu menelponnya, tapi tak digubris sama sekali. Apalagi cuaca siang ini memang sedang panas. Akhirnya Yoona memutuskan berganti tempat duduk di tempat yang lebih teduh. Baru saja ia merasakan keteduhan ketika ia harus menghadapi kegelapan luar biasa. Seseorang menutup matanya! Sontak, Yoona memegang tangan yang menutupi matanya itu. Dari alat perabanya, ia menduga bahwa orang yang menutup matanya itu seorang namja.

“Nuguya? Lepaskan!” ucap Yoona berusaha tenang,

“Akan aku lepaskan jika kau menyebut namaku!” perintah namja itu,

“Aku mengenalmu? Kau seorang entertainment?”

“Ya. Dan aku sangat dekat denganmu,” Namja itu memberi clue

“Siapa? Hae oppa? Teukie oppa?”

“Bukan,”

“Siapa kau?” Tanya Yoona penasaran,

“Orang yang paling dekat denganmu,” Namja itu kembali memberi clue,

“Siapa? Cyeon oppa?”

“Sejak kapan kau memanggilku Cyeon?” ternyata namja itu memang Taecyoen!

Yoona terkejut, “Kau benar Taecyeon oppa?”

“Siapa lagi? Kenapa kau menjawab Donghae dan Leeteuk hyung?” ucapnya kesal, “Kau lebih dekat dengannya?”

Yoona tertawa, “Haha, ani oppa. Kau tahu, kan? Donghae dan Teukie oppa sudah kuanggap sebagai kakak kandungku sendiri,” Yoona mencoba menjelaskan, “Lagipula, Donghae oppa sudah bersama Sica eonnie dan Teukie oppa dengan Taeyeon eonnie…”

“Ne, arasseo chagiya... Ohya, sejak kapan aku kau panggil Cyeon?” Tanya Taecyeon penasaran,

“Ga papa. Aku pengin manggil gitu aja,” jawab Yoona, “Oppa panggil aku Yoongie, aku masa Cuma panggil oppa Taecyeon oppa?”

“Oke. Panggil aku sesukamu,” ucap Taecyeon oppa.

Tiba-tiba Yoona memeluk Taecyeon, Taecyeon pun membalas pelukan Yoona, “Oppa, jeongmal phogoshippho,”

“Na ddo Yoongie-aah” balas Taecyeon.

oOo

Lagu Tell Me Your Wish terdengar dari ruang latihan SNSD. Ya, SNSD sedang latihan untuk konser nanti malam. Selain itu, mereka berusaha membuat koreo baru untuk mengganti koreo yang kurang hebat. Si Ratu Dance, Hyoyeon pun menunjukan kemampuannya. Yuri dan Yoona berusaha menyempurnakan gerakan Hyoyeon, maklum mereka bertiga adalah ketua dance di SNSD. Beberapa member juga memberikan ide dan komentar. Setelah membuat beberapa gerakan, Yuri mengambil air yang sudah disiapkannya. Yoona menyusulnya.

“Eonnie, kenapa mukamu kusut, begitu?” Tanya Yoona yang mendapati eonnienya murung,

“Siwon oppa. Beberapa hari ini dia ga ikut perform. Katanya dia sakit,” ucap Yuri cemas,

“Siwon oppa, dia sakit?” ucap Yoona tak percaya, “Kenapa tak ada yang memberitahuku, ya?”

“Tunggu!” ucap Yoona, “Kenapa kau cemas sekali? Jangan-jangan…”

Yuri hanya mengangguk sambil tersipu malu.

Mata Yoona berbinar, “Kenapa tak beritahu aku sebelumnya? Yang lain sudah tahu?”

Yuri menggelengkan kepalanya, “Kau satu-satunya. Jangan sebarkan ke yang lain, ya…”

“Pasti,” jawab Yoona, “Dari kapan eonnie?”

“Sudah agak lama sih, sekitar setahun yang lalu…”

Yoona girang, “Omo! Kau bisa menunggu selama itu? Daebak!”

Yuri tersipu, “Ah biasa saja, kok! Omong-omong, kamu mau bantuin aku ga, Yoongie?”

“Bantu apa?” Tanya Yoona penasaran,

“Bantu buat mendekatkan aku sama Siwon oppa…” pinta Yuri

“Walaupun aku ga terlalu dekat dengan Siwon oppa,Ok, aku akan mendekatkan kalian Yulwon couple!” ucap Yoona lumayan keras.

Yuri meletakkan jari telunjuknya didepan bibir sambil mendesis pelan. Yoona membalasnya dengan melakukan hal yang sama.

oOo

“Ne oppa, aku hampir sampai, annyeong…”

Yoona mengakhiri telponnya dan segera meletakkan hpnya di tas, Yoona pun kembali menjilat es krimnya dan terus berjalan. Rupanya ia tak terlalu melihat jalan sehingga bertabrakan dengan seseorang. BRUK! Yoona dan namja yang menabraknya tak jatuh, tapi es krimnya terjatuh.

“Mianhae!” ucap Yoona sambil menundukan badannya,

Namja itu melakukan hal yang sama, tapi setelah melihat wajah Yoona… “Yoona? Kau Yoona, kan?”

Yoona melihat namja itu, “Kau? Siwon oppa?”

“Ne, sudah lama tidak bertemu, ya?” ucap Siwon, “Kau terlihat baik. Es krimmu… kajja, aku belikan lagi,”

“Ani oppa, gwenchana. Aku bisa beli sendiri, kok,” jawab Yoona, “M… oppa, kenapa kau tak bilang kalau sakit?”

“E… Mianhae, aku lupa,“ jawab Siwon, “Kau sepertinya sedang terburu-buru, ya,”

“Iya, aku ada janji dengan Taecyeon oppa,” jawab Yoona, “Kami akan membeli beberapa hadiah untuk Yuri eonnie. Siwon oppa tahu, kan, besok eonnie ulang tahun?”

“Ah ne, aku lupa, hehhehe…” ucap Siwon tertawa renyah, “5 Desember, kan?”

Yoona mengangguk pelan, “Yaudah oppa, aku pergi dulu, ya. Kasihan Taecyeon oppa sudah menunggu… Anyyeong!” Yoona melambaikan tangan lalu pergi menjauh.

Siwon tersenyum. Setelah Yoona jauh, Siwon memegang  dadanya, “Wae, kenapa kau menyebut namja lain?”

oOo

Lampu Apartemen Dorm SNSD mati ketika Yuri masuk. Ia bingung kenapa lamu mati dan dorm terlihat sepi. Padahal, hanya dia yang pergi dalam sesi pemotretan. Ia berusaha menyalakan lampu, tapi sudah ada yang mendahului.

“Saengil chukkae hamnida!” seru seisi ruangan.

Yuri yang kaget hanya mematung.

“Eonnie, kenapa diam saja?” Tanya Yoona yang menyadarkan Yuri

“Darimana kalian tahu?” Tanya Yuri yang melihat SNSD, Suju, dan Taecyeon,

“Yoona memberitahu kami,” jawab Donghae.

Yuri memeluk Yoona, “Gomawo yeodongsaeng yang cerewet,”

“Gwenchana, aku sekalian mengundang pangeranmu,”

Yuri melihat Yoona bingung, lalu mengalihkan pandangannya pada seseorang. Ya ampun, Choi Siwon!

“Temuilah pangeranmu, putri,” ucap Yoona. Entah kenapa, setelah ia berkata itu, seperti ada separuh jiwanya yang hilang.

Yuri pun berjalan menuju Siwon. Mereka mulai berbincang.

“Saengil chukkae hamnida Yuri-aah,”

“Ne, gomawo telah datang,” ucap Yuri malu-malu,

“Tidak masalah, lagipula, aku bosan di dorm terus,” balas Siwon,

“Kamu sudah sembuh?” Tanya Yuri, “Sudah seminggu kau tidak perform…” ucapan Yuri terhenti saat Siwon memandang ke arah lain, yaitu Taecyeon dan Yoona.

“Oppa!” panggilan Yuri menyadarkan Siwon dalam lamunannya.

“Ne? kamu tadi bilang apa?”

“Apa kau sudah sembuh?”

“Aku sudah mulai baikan, mungkin untuk konser lusa sudah bisa perform…” jawab Siwon

“Ayo kita makan!” ajak Shindong, “Kasihan makanannya, dari tadi nganggur terus…”

Semuanya segera menuju ruang makan. Tersedia aneka macam hidangan lezat yang sudah disediakan SNSD. Banyak yang sedang suap-suapan, makan sendiri, dan berkencan dengan makanannya sendiri, yaitu Shindong. Yoona sedang menyuapi Taecyeon, diam-diam, ada namja yang sedari tadi memperhatikan mereka.

“Taecyeon namja yang beruntung bisa mempunyai yeojachingu seperti Yoona yang sempurna,” gumam namja itu,

Setelah makan-makan, Eunhyuk mengajak mereka semua berbagi cerita. Mereka memutar sebuah botol minuman untuk menentukan siapa yang bercerita dahulu. Botol yang diputar Eunhyuk mengarah ke Kyuhyun.

“Bagaimana kencan pertama kau dengan Seohyun?” Tanya Eunhyuk,

Kyuhyun mulai bercerita, “Saat musim semi, aku mengajak Seohyun melihat mekarnya bunga sakura sambil memakan es krim, berjalan-jalan di taman sambil menikmati hangatnya sinar mentari. Dan, yang terakhir kita lunch bareng,”

Prok, prok, prok! Tepuk tangan pendengar membuat Seohyun tersipu. Kyuhyun pun mulai memutar botol, dan mengarah ke Seohyun. Kyuhyun tersenyum.

“Siapa di Suju yang suaranya paling bagus?”

Dengan malu Seohyun menjawab, “Tentu saja maknaenya…”

“Huwiiih…” sorak teman-temannya

Mereka semua tertawa.permainan yang seru. Yoona jadi melupakan keletihan latihan dance tadi. Ia memperhatikan Yuri. Yuri tampak senang bersama dengan Siwon. Mungkin mereka jodoh yang lama disatukan. Hahahaha…  Yoona tertawa-tawa sendiri.

“Ya! Eonnie!” panggilan Seohyun menyadarkan Yoon dari lamunannya, “Cepat jawab!”

“Apa pertanyaannya?” Tanya Yoona, “Tolong ulangi!”

Leeteuk yang sudah melontarkan pertanyaanya mengelengkan kepalanya dan terpaksa mengulanginya, “Siapa yang paling tampan di Suju?”

Mata Yoona membesar. Ia tahu siapa yang akan ia jawab, tapi ia merasa tak enak dengan Taecyeon, sehingga… “Tidak ada yang tampan. Yang tampan hanya Cyeon oppa,”

“Ayolah, paling tidak yang mendekati tampan…” pinta Ryewook,

Yoona menatap Taecyeon ragu. Taecyeon pun berkata, “Tak apa, jawab saja…”

Yoona menghembuskan nafas, “Huuufftt… baiklah. Won oppa,”

Siwon tersenyum lebar. Yoona segera memutar botol. Permainan berlanjut sampai jam 10 malam.

$$$

Yoona membolak-balik majalah fashion yang sedang dipegangnya. Ia benar-benar bosan. Yoona membanting majalah itu ke tempat tidurnya. Teman-temannya sedang shopping di suatu tempat. Disana hanya ada dirinya dan Seohyun yang tidur memunggunginya. Yoona memanyunkan bibirnya. ‘Seharusnya aku ikut yang lain. Tapi ada pemotretan dan aku malas pergi sendiri. Seohyun yang baru datang kukira akan mengajakku melakukan sesuatu yang menyenangkan, tapi langsung tidur,’, batinnya sedih.

“Seohyun-aah!” panggil Yoona, “Nyusul yang lain, yuk!”

Seohyun hanya mengelengkan kepalanya.

“Ah, wae?” Tanya Yoona, “Bagaimana kalau kita main golf, atau menunggangi kuda, atau ke toko buku, atau makan di luar?”

“Kau saja sendiri eonnie, aku malas…” jawab Seohyun serak,

Yoona memandangnya bingung, “Kenapa suaramu serak? Kamu sakit?”

“Ani,” jawab Seohyun lagi.

Akhirnya Yoona memilih pergi jalan-jalan ke taman dengan Taecyeon. Di dalam mobil Taecyeon                             
 
TBC
 
 
 
 
 
 
Bagus ga? plis comment, don't be silent! aku bingung nih mau ngelanjutin ato ga...
 

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS